You are here: Resensi

Ikatan Mahasiswa Akuntansi

"Demokrasi Tidak Untuk Rakyat"

Print PDF

Judul buku: Demokrasi Tidak Untuk Rakyat
Pengarang: Eko Prasetyo
Bahasa: Indonesia
Penerbit: Resist Book
Tahun Terbit: 2005

Demokrasi adalah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat , namun sekarang yang terjadi bukan lagi dari rakyat untuk rakyat tapi dari bandit untuk penguasa. Yang dimaksud dengan bandit disini adalah seperti Gayus Tambunan dan Nazzarudin yang menjadi “boneka” dari penguasa. Bandit disini menjadi seperti perpanjangan tanganan dari pihak penguasa. Demokrasi pun menjadi sebuah sistem yang salah dari segi pengaplikasiannya.

Dibuku ini membahas beberapa langkah untuk merebut kembali demokrasi,

1. Pendidikan

2. Organisasi pergerakan

3. Mengambil peran advokasi dan pembelaan

4. Bantuan media

5. Aksi massal

Maka sudah saatnya demokrasi direbut oleh rakyat miskin! Agar bagian terbesar rakyat ini dapat berperan besar dalam mewujudkan kemakmuran untuk semua. Agar demokrasi tidak berakhir sebagai sulap semata

 

Confenssions Of A Shopaholic

Print PDF

Directed : P.J. Hogan
Produced :
Jerry Bruckheimer
Written by Novels :
Sophie Kinsella Screenplay : Tim Firth, Tracey Jackson
Starring :
Isla Fisher, Hugh Dancy, Krysten Ritter
Music :
James Newton Howard
Cinematography :Jo Willems
Editing :
William Goldenberg
Distributed :
Touchstone Pictures

Kehidupan Ironis si Gila Belanja

The Confession of a Shopaholic adalah sebuah film drama komedi yang benar-benar menyakitkan. Kisah seorang perempuan mapan yang bekerja di sebuah majalah keuangan, tapi punya kebiasaan gila belanja.

Adalah RebeccaBloomwood yang mempunyai keinginan untuk bekerja di sebuah majalah mode yang terkenal sayangnya ia tak memenuhi syarat untuk menjadi redaktur majalah ini. Akhirnya Rebecca harus puas dengan pekerjaannya sebagai pengisi rubrik di sebuah majalah ekonomi. Namun, disinilah kisah asmara dan masalah akibat shopaholicnya dimulai.

Keberuntungan sepertinya masih berpihak pada Rebecca. Hanya dalam waktu singkat, rubrik yang diisi Rebecca menjadi populer. Kesuksesan rubrik ini mau tak mau mengubah Rebecca menjadi seorang pesohor. Sayangnya hobi belanjanya yang makin menggila sudah mulai tak bisa dikendalikan. Kini Rebecca hanya punya dua pilihan: menghentikan hobi gilanya atau kehilangan semua yang ia miliki.

Seiring dengan berjalannya cerita, berbagai kebohongan membuat masalah menjadi semakin pelik dan semakin runyam,rusaknya hubungan persahabatannya dengan Suze dan hubungan asmaranya dengan atasannya Luke, dan dalam kondisi terdesak akhirnya Rebecca memutuskan sesuatu dan mengambil tindakan untuk menyelesaikan masalah yang selama ini ditumpuk dengan dewasa, dan keputusan akhirnya adalah dengan menghilangkan kebiasaan belanjanya yang sebelumnya tidak pernah berhasil dengan menjual seluruh barang-barang bermereknya termasuk selendang hijau yang menjadi barang berharga untuk dirinya.

Masalah pertama dari film ini adalah jadwal tayangnya. Film yang berkisah tentang pecandu belanja ini muncul di saat dunia dilanda krisis ekonomi dan membuat film ini jadi sedikit terasa 'menyakitkan' buat para penonton yang sedang sibuk menghemat pengeluaran. Akibatnya, film yang sebenarnya berisi lelucon ini jadi terasa sebagai sebuah tamparan di wajah para penonton.

Untungnya, Isla Fisher sang tokoh sentral adalah seorang komedian yang berpotensi, dalam artian ia bisa bertingkah konyol dan menggali kelucuan secara fisik tanpa terlihat dibuat-buat. Ini yang akhirnya menjadi kekuatan film ini untuk mencegah penonton pergi meninggalkan bioskop sebelum film berakhir. Jarang ada komedian wanita yang mampu terlihat konyol seperti ini tanpa dibuat-buat. Bahkan Anna Faris yang tampil bagus dalam film SCARY MOVIE pun kadang masih terlihat memaksakan diri terlihat 'bodoh' di depan kamera.

Seandainya film ini muncul sebelum krisis ekonomi, bisa jadi penonton akan bisa tertawa lebih lepas melihat Isla Fisher. Tapi toh fakta menyebutkan bahwa film ini berhasil masuk jajaran 10 besar film box office dan meraup hingga US$38 juta lebih.

Film ini bisa dijadikan pembelajaran bagaimana satu kebohongan yang Rebecca lakukan untuk menutupi masalahnya menimbulkan kebohongan-kebohongan lain dimana dia sendiri kerepotan untuk mencari alasan lain untuk penagih utang Derek Smeath yang selalu mengejarnya dan membuat hidupnya tidak tenang. Selain itu kita dapat mengetahui perbedaan antara kebutuhan dan keinginana yang secara tersirat terdapat dalam film ini, dimana Rebecca yang seorang shopaholic membeli suatu barang hanya dengan pertimbangan keinginan saja walaupun dia tidak membutuhkannya. Ada pula kata-kata dari Luke bahwa harga dan nilai itu berbeda, bahwa kita tidak akan bisa menilai suatu barang hanya dengan harganya saja tetapi nilai atau makna dari barang itu.

Film ini jelas dapat anda nikmati karena sangat menyegarkan, baik dari sisi komedi nya, maupun dari sisi emosionalnya yang romantis dan menyegarkan. Membuat kita banyak belajar dari tokoh-tokoh dalam film ini dan pastinya akan menambah pengatahuan kita tentang seorang shopaholic.

 

Bedah buku: Habibe dan Ainun

Print PDF

Bedah Buku: Habibie dan Ainun

Oleh :kanda Hermawan dan Tiwi Ak09


Buku setebal 323 halaman itu menceritakan mulai dari awal pertemuan Habibie dan Ainun, sampai akhinya Ainun (72) menghembuskan nafas terakhirnya karena komplikasi penyakit pada 22 Mei 2010. Habibie menghitung masa hidup bersama Ainun, sejak menikah pada 12 Mei1962,selama48tahun10hari.

"Bagi Prof. Habibie,, hikmah menulis buku ini, telah menjadi terapi untuk
mengobati kerinduan, rasa tiba-tiba kehilangan oleh seorang yang selama 48 tahun 10 hari berada dalam kehidupan saya," kata Presiden ke-3 RI itu dalam pengantar bukunya.

Habibie masih ingat betul kapan ia pertama kali jatuh cinta kepada Ainun.  Saat itu, 7 Maret 1962, Habibie sedang silaturahim ke rumah keluarga Besari, ayah Ainun, yang terletak di jalan Rangga Malela, Bandung, pada malam takbir. Pandangan mata malam itulah yang akhirnya mengantarkan keduanya pada kisah-kisah romantisme hari berikutnya, sampai akhirnyamenikah3bulankemudian.

"Tanpa saya sadari pandangan mata selama dengan Ainun telah menimbulkan perasaan rinduuntukberpandanganlagi,"tulisHabibie(halaman 7)

Namun demikian, buku yang diterbitkan The Habibie Center ini, tidak melulu berbicara soal romantisme percintaan. Habibie menulis, istrinya itu juga selalu mendampingi dan mendukung pekerjaannya sebegai menteri. Bahkan saat ia menghadapi masa-masa krisis pada reformasi Mei 1998 dan menjabat Presiden ke-3 RI selama 17 bulan.

Habibie menulis, sebagai istri Anggota Kabinet Pembangunan, Ainun juga aktif dalam organisasi Dharma Wanita. Ainun pernah memimpin Balai Bina Kerta Raharja, lembaga sosial yang bergerak menjadikan para tuna wisma menjadi transmigran.

"Ainun selalu mandiri dan tidak pernah mengeluh dan menggangu pekerjaan saya. Seberat apapun pekerjaannya, ia selalu memberi senyumannya yang menenangkan saya dan selalu kurindukan sepanjang masa," kenang Habibie (halaman 120).

Dalam bagian akhir bukunya, Habibie juga menulis detik-detik perpisahannya dengan Ainun yang terbaring sakit di rumah sakit Ludwig Maximilian University di Muenchen. Pada 22 Mei 2010 pukul 17.30 waktu Muenchen, Ainun akhirnya pindah ke dimensi lain. Habibie pun membisikkan di telinga belahan jiwanya yang telah pergi itu.

"48 Tahun 10 hari, Allah Engkau telah menitipi cinta abadi yang menjadikan kami manunggal. Manunggal yang dipatri oleh cinta yang murni, suci, sempurna dan abadi," tulis Habibie(hal296).

Cerita buku Habibie & Ainun tidak selesai sampai di situ. Setelah Ainun pergi, Habibie terus mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang menghantui pikiran dan perasaannya, seperti: "Di mana Ainun berada saat ini?Bagaimana Habibie bisa terhubung dengan Ainun?". Semua dijawab Habibie dengan memanfaatkan pengetahuan, pengalaman dan keyakinannya.

Buku kisah cinta Habibie dan Ainun ini bercerita berbagai kisah cinta yang menarik antara Pak Habibie dan Ibu Ainun dalam rentang waktu kebersamaannya dengan sang isteri selama 48 tahun 10 hari hingga maut memisahkan. Dari perkenalannya hingga kesehariannya mengarungi bahtera rumah tangga, dari ceritanya bahwa Ainunlah yang selalu mencukur rambut Habibie hingga dan doa cinta Habibie dan Ainun. “Saya yakin revolusi kehidupan itu telah diatur oleh Allah. Ainun selalu ada di hati saya,” ucap Habibie disela peluncuran buku Habibie dan Aiunun ini di Jakarta 30 November 2010 kemarin.

 

Pelataran himpunan


Makasar,13 Mei 2011

 

Review Buku

Print PDF

Judul buku : Soekarno, Perempuan dan Pergerakan Nasional

(Soekarno on the Role of Women in the Nationalist Movement)

Pengarang : Colin Brown

Bahasa : Indonesia

Penerbit : Ombak

Tahun Terbit : 2004

Kolasi  : xii,76 hlm., , 19 cm.

Buku ini menceritakan tentang pandangan Soekarno terhadap kaum perempuan dan perannya dalam pergerakan nasional dan dunia politik. Pandangan umum Soekarno yang dilihat dari hasil tulisan para penulis ataupun kalangan akademik menggambarkan bahwa Soekarno merasa perempuan sebagai objek seksual untuk dinikmati ketimbang berpolitik. Hal ini merupakan suatu kekeliruan karena soekarno tetap menyediakan waktunya untuk berdiskusi mengenai peran wanita di Indonesia (walaupun bukan merupakan fokus utamanya).

Pada tahun 1946, Soekarno sempat memberikan kuliah informal kepada kader politik Indonesia mengenai hal ini. Kuliah-kuliah ini kemudian dikumpulkan dan diterbitkan dalam buku yang berjudul Sarinah.
Read more...
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  Next 
  •  End 
  • »
Page 1 of 2

Akuntansi | Manajemen | Serba Serbi | Ilmu Ekonomi | Almamater | Hukum | Lingkungan | Pendidikan | SOSBUD | Puisi | Resensi | Daftar Dosen | Data Akademik | Beasiswa | Loker | Undangan